5 Kesalahan Fatal SEO yang Harus Dihindari oleh Seorang Blogger

Memiliki trafik tinggi adalah idaman dari semua blogger di seluruh dunia. Untuk mencapai ini, jalan terjal yang sering dilakukan adalah mengoptimasikan trafik dari mesin pencarian atau yang lebih kita kenal sebagi SEO.


Blogger yang memiliki jam terbang tinggi pasti selalu memikirkan teknik SEO ampuh selain membuat konten-konten. Hal ini akan menguras banyak energi jika ingin memperoleh hasil yang optimal bagi blognya.

Namun kadang dalam menjalan teknik SEO, seorang blogger hanya berorientasi pada hasil saja. Ingin cepat dan banyak menghasilkan banyak pengunjung. Namun berproses sering sekali diabaikan. 

Berikut akan saya ulas mengenai kesalahan fatal SEO yang harus dihindari oleh seorang blogger. Apa saja?

1. Membabi buta mendapatkan backlink

Dalam SEO, backlink adalah sesuatu yang sangat penting. Secara umum, backlink dapat dibagi menjadi dua, yakni on-page dan off-page. Backlink on-page adalah jenis backlink yang mudah kita dapatkan karena backlink ini bisa kita terapkan dalam blog kita sendiri.

Backlink yang kedua sangat diperlukan untuk Optimasi off-page, yaitu optimasi untuk menaikkan SERP (search engine results page) yang dilakukan dari luar situs yang bersangkutan. Jadi yang memegang peranan penting dalam mendapatan backlink untuk SERP blog Kita adalah backlink off-page.

Bermacam cara akan dilakukan untuk mendapatkan backlink jenis ini, termasuk yang sering dilakukan adalah menggunakan mesin otomatis mendapatkan backlink ini. 

Menurut situs rohadiright.comModel-model backlink massal menggunakan software otomatis sudah banyak ditinggalkan, karena walaupun bisa menaikkan rangking situs yang dibacklink secara cepat di halaman pencarian, cara ini juga sangat rentan terdeteksi algoritma Google yang bisa berakibat fatal, yaitu penurunan rangking di search engine (biasanya hampir untuk semua keyword) sampai dengan penalty hingga deindex (jika spamming massal yang dilakukan cukup brutal). 

Tak menutup kemungkinan, backlink yang kita tanam saat melakukan blogwalking dengan membabi buta juga akan berakibat fatal, karena hal tersebut akan dianggap spam oleh robotext mesin pencarian.

2. Fokus pada kuantitas, bukan kualitas

Kuantitas sebuah bancklink memang akan menentukan seberapa baik blog kita dimata mesin pencarian. Maka banyak blogger yang mencari backlink sebanyak-banyaknya dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.

Ini jelas hal salah dalam upaya mengimplementasikan teknik SEO. Mari kita ubah mindset kita, bahwa kualitas dari backlinklah yang harus kita kejar. Backlink yang berkualitas menurut sejumlah pakar adalah backlink yang relevan.

Masih menurut rohadiriht.com, alasan backlink yang berasal dari topik / niche yang relevan sangat bagus dan berkualitas adalah karena link jenis ini terlihat lebih natural bagi search engine. Dari segi user experience (UX), link di website yang relevan juga tidak mengganggu visitor, bahkan sangat mungkin mendapatkan klik yang tentu saja menjadi kunjungan (trafik).

3. Kata Kunci terlalu banyak dan tidak berhubungan


Kesalahan fatal ketiga dalam menerapkan teknik SEO adalah menjejalkan kata kunci. Terlalu banyak keyword dalam konten, mungkin bisa memicu efek berlawanan. Selain akan memberikan kesan kurang enak dibaca oleh para pengunjung, juga akan di cap spam oleh robotext mesin pencarian.

Namun, tetap saja banyak blogger melakukannya. Penjejalan kata kunci ini sia-sia saja, karena tidak akan berpengruh pada optimasi kata kunci di mesin pencarian. Sebaiknya Kita harus fokus pada kepadatan kata kunci dalam konten yang ideal dan tidak mengganggu kualitas konten yang disajikan. 

Idealnya kepadatan itu adalah 2%. Fokuslah pada pembuatan konten berkualitas dengan penggunaan kata kunci yang alami sesuai aliran dan konteks dalam teks.

4. Membuat konten yang Copas 100 %

Ini adalah kesalahan fatal yang akan menimbulkan bahaya laten bagi blog dan reputasi Kita. Copy paste memang bukan barang baru dalam dunia blogger. Banyak blogger yang tidak memiliki jiwa kesabaran tinggi dan akhirnya melakukan tidakan ilegal tersebut.

Menurut blog www.bacsense.comKonten yang duplikat atau berasal dari sumber copas ternyata merugikan dalam optimasi SEO serta menjadi kesalahan yang umum dilakukan blogger malas. Google tidak bodoh sehingga Google lebih mengakui serta memberikan penghargaan dengan mengindex sebuah halaman dengan konten asli buatan sendiri.

5. Mementingkan Reputasi dan Mengabaikan Relevansi

Sederhanya begini, saat mencari backlink, seringkali kita hanya terfokus untuk mencari backlink dari situs yang memiliki reputasi baik, maksud dari reputasi disini lebih mengarah kepada PA (Page Authorithy) dan DA (Domain Authorithy).

Padahal, ada faktor lain yang juga harus kita pertimbangkan sebelum 'menanamkan' backlink di situs tersebut, yaitu Niche. Membangun backlink dari niche yang sama akan jauh lebih baik daripada membangun backlink dari situs bereputasi bagus tapi tidak relevan dengan blog kita.

Jika sudah begitu, google akan menandai Kita sebagai spammer dan dampaknya akan fatal bagi kelangsungan blog kita. 

So, dalam berSEO hendaklah Kita berhati-hati dan tidak memaksakan diri.




14 komentar:

  1. Info yang sangat menarik pak. apalagi seorang blogger pasti ada kalanya mendapat kendala seperti yang sudah bapak berikan di atas

    BalasHapus
  2. Untuk kata kepadatan kata kunci atau keywords density menurut banyak orang bilang antara 2% sampai 2,5%

    BalasHapus
  3. kopas itu emang eneg
    klo gak salah sejak algoritmanya diganti udah tanpa ampun menghajar yg copas2 itu

    BalasHapus
    Balasan
    1. bener banget mas ikrom,,bikin munth juga..wkwkwk

      Hapus
  4. sip! kata kunci saya ngga banyak, malah itu2 aja, hihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. terus dikembangkan mbak,,,semangat !!!

      Hapus
  5. Google nampaknya lebih suka kalau blog itu ber-niche ya mas? Huwaaa saya gado2...
    Sbnrnya sih blog saya lifestyle, tapi dasarnya parenting. Nampaknya mau memperbanyak lagi artikel soal parenting ah TFS

    BalasHapus
    Balasan
    1. apapun asal bermanfaat pasti akan disukai google mbak april,,,heheheh

      Hapus
  6. Perlu banyak belajar deh dg mas Dino, mantap tulisannya apalagi bila diulas lebih detail tentang SEOnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. mas doni mas...siap, kita sama2 belajar mas

      Hapus
  7. Hmm.. artikelnya bagus sekali kang, mencerahkan jiwa yang tersesat oleh PR1
    Ditunggu artikel keren lainya kang!

    BalasHapus
  8. Untuk mencari backlink yang se nice dengan blog kita sekarang semakin sulit pak, apalagi seiring terkenalnya teknik SEO untuk meningkatkan peringkat blog

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.