Belajar Dari Kerasnya Perjuangan Steve Jobs Mendirikan Apple

Di jaman teknologi yang semakin canggih ini, siapa yang tak mengenal dengan produk Apple. Produk ini tidak hanya dikenal sebagai penemuan penting yang mendobrak khasanah teknologi saat ini, tapi juga menjadi bukti bahwa kerja keras penemunya banyak menjadi inspirasi bagi banyak orang.


Pandangan banyak orang saat memakai produk Apple adalah kesan elegan dan high class. Ini hal ini menandakan bahwa produk Apple memang memiliki kualitas yang tidak sembarangan.

Adalah Steve Jobs yang menjadi creator bagi lahirnya produk yang memiliki logo unik ini. Dia bersama rekannya Steve Wozniak pada tahun 1976 mulai mendirikan Apple Computer.Co di garasi milik keluarganya. Saat itu usia Jobs masih belia, yakni 21 tahun.

Di garasi inilah lahir banyak pemikiran tentang teknologi yang akan diterapkan pada Apple. Dengan susah payah mereka mengumpulkan modal yang diperoleh dengan menjual barang-barang mereka yang paling berharga. Dana yang mereka kumpulkan pun lumayan cukup besar, yakni $1750, untuk membuat sebuah komputer pribadi yang merakit sendiri.

Berkat ketekunan dan kerja keras mereka, komputer pertama mereka, Apple 1 berhasil mereka jual sebanyak 50 unit kepada sebuah toko lokal. Jobs dan Wozniak menjual seharga US$ 666,66, komputer single-board pertama dengan video interface dan Road Only Memory (ROM) yang menginstruksikan pada mesin bagaimana menjalankan program dari sumber eksternal.

Dalam beberapa tahun, usaha mereka cukup berkembang pesat sehingga tahun 1983, Jobs menggaet John Sculley dari Pepsi Cola untuk memimpin perusahaan itu. 

Sampai sejauh itu, Apple Computer menuai kesuksesan dan makin menancapkan pengaruhnya dalam industri komputer terlebih dengan diluncurkannya Macintosh. namun, pada tahun 1985, setelah konflik dengan Sculley, perusahaan memutuskan memberhentikan pendiri mereka, yaitu Steve Jobs sendiri.

Hal ironi pun terjadi, Jobs dipecat dari perusahaan yang Ia dirikan sendiri. Steve menganggap ini adalah penghianatan dari teman-temannya di direksi Apple pada saat itu. Menurut teman-temannya, Ia di cap sebagai orang yang keras kepala dan tempramental. Mereka mengkwatirkan, sikap Steve akan menghancurkan Apple.


Setelah menjual sahamnya, Jobs yang mengalami kesedihan luar biasa banyak menghabiskan waktu dengan bersepeda dan berpergian ke Eropa. Namun, tak lama setelah itu, pemecatan tersebut rupanya justru membawa semangat baru bagi dirinya. 

Jobs un memulai usaha baru yaitu perusahaan komputer NeXT dan perusahaan animasi Pixar. NeXT yang sebenarnya sangat maju dalam hal teknologinya ternyata tidak membawa hasil yang baik secara komersil. 

Akan tetapi, Pixar adalah sebuah kisah sukses lain berkat tangan dinginnya. melalui Pixar, Jobs membawa trend baru dalam dunia film animasi seiring dengan diluncurkannya film produksinya Toy Story dan selanjutnya Finding Nemo dan The Incredibles.

Sepeninggal Jobs dan semakin kuatnya dominasi IBM dan microsoft membuat Apple kalah bersaing dan nyaris terpuruk. Microsoft meraih masa keemasannya pada kurun 90-an dengan nilai saham tertinggi di kisaran $140 dan Apple sempat terpuruk sekitar tahun 1997 saat terjadi krisis dunia dan sempat mengalami beberapa kerugian.

Maka, tahun 1997, Jobs dipanggil kembali untuk mengisi posisi pimpinan sementara. Dengan mengaplikasi teknoligi yang dirancang di NeXT, kali ini Apple kembali bangkit dengan berbagai produk berteknologi maju macam MacOS X, IMac dan salah satu yang fenomenal yaitu iPod.

Langkah pertama yang dilakukan Jobs dan Wozniak untuk menyelamatkan Apple adalah berusaha mengintegrasikan sistem operasi UNIX-based NeXTstep dengan Mac OS yang diterapkan pada PC Macintosh.

Hasilnya, tercetuslah ide untuk mengembangkan dan memproduksi iMac. Sebuah jenis PC baru yang berasal dari varian Macintosh yang dihadirkan dengan konsep all-in-one PC. Komputer ini dibuat dengan tujuan untuk meraih pangsa pasar pengguna di tingkat rumah pribadi dan pendidikan.

iMac akhirnya mulai dipasarkan pada Agustus 1998. Para kritikus mendukung kehadiran produk ini dan melihat iMac sebagai sebuah inovasi yang menghadirkan desain cantik berpadu dengan fungsionalitas. iMac dibuat dengan konsep all-in-one, dimana layar dan unit CPU (central processing unit) ditampung dalam satu kemasan. Konsep ini bahkan hingga sekarang menjadi trademark produk PC besutan Apple.

Hebatnya lagi, saat perilisan iMac Jobs membuat sebuah pengumuman yang sangat mengejutkan yang menyatakan bahwa Apple telah berkerjasama dengan Microsoft yang dipimpin Bill Gates. Kerjasama ini membuahkan hasil diintegrasikannya software Microsoft Office dengan sistem operasi Mac OS.

Dengan dukungan software kerja milik Microsoft, iMac pun booming dan seakan menjadi produk PC pribadi yang wajib dimiliki oleh tiap keluarga di Amerika Serikat.

Kesuksesan iMac seakan menjadi pembuka jalan bagi berbagai produk lain besutan Apple. Salah satu yang juga booming di pasaran adalah PC portabel iBook. Produk merupakan pengembangan dari PC portabel PowerBook yang sempat gagal total di era Jhon Sculley.

Produk iPhone pada tahun 2007 itu adalah merupakan produk smartphone pertama yang tampil minimalis, masih menggunakan sistem operasi iPhone OS 1, dan akhirnya disempurnakan menjadi iPhone OS 2 dan seterusnya.

Sebagai produk minimalis dikarenakan secara fisik sangat berbeda dengan smartphone lain saat itu, dan terdiri dari home button, tombol power, mute button dan volume button, tanpa keyboard.

iPhone generasi awal masih memiliki banyak kekurangan yang harus dipoles, seperti fitur sms grup, copy paste, App Store dan koneksi lambat.

Sejak tahun 2007 produk Apple dengan nama branding iPhone, terus meningkat kemampuan teknisnya mengikuti metode interval tahunan.

Tahun 2008 Apple melakukan rilis ulang produk iPhone generasi pertama dengan kapasitas 8GB dan 16GB, dan mengeluarkan produk baru berupa iPhone 3G yang didukung koneksi data selular 3G.

Sejak itu setiap tahun, konsumen setia Apple mulai berusaha mencari informasi tentang produk terbaru apa yang akan diluncurkan Apple.

Seperti telah diketahui bahwa tahun 2009 muncul produk Apple iPhone 3Gs, tahun 2010 muncul produk iPad dan iPhone 4, tahun 2011 muncul produk iPhone 4s, tahun 2012 muncul produk Apple iPhone 5, tahun 2013 muncul produk iPhone 5c dan iPhone 5s, tahun 2014 muncul produk Apple berupa iPhone 6 dan iPhone 6 Plus, tahun 2015 muncul iPhone 6s dan iPhone 6s Plus, tahun 2016 muncul Apple iPhone SE, iPad Pro dan Apple TV.

Kisah sukses Steve Jobs mengajarkan kepada kita bahwa tidak ada kesuksesan yang instan. penolakan dan kegagalan seringkali mewarnai perjalanan hidup kita, tapi jangan biarkan semua itu membuat kita berhenti.


2 komentar:

  1. steve jobs ini memang legend
    sampai sakit pun masih all out ngembangin apple

    BalasHapus
  2. Steve Jobs, pejuang dan "pahlawan" Apple yang akan dikenang sepanjang masa, ide-ide kreatifnya sering membuat gebrakan baru, akankah ada di bumi pertiwi ini terlahir Steve Jobs muda di masa depan ???

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.