Brian May "Queen" : Rocker, Aktivis dan Fisikawan !

Kalau tahu Queen, Pasti kenal gitarisnya. Ya! Brian May. Beliau adalah gitaris Queen dan sangat jago sekali dalam urusan memetik gitar. Ada yang unik dan menarik dari pria kelahiran Hampton, London 19 Juli 1847 ini. Selain jago pada gitar, ternyata Brian May adalah seorang astrofisika. Ini terbukti dari gelar Ph.D yang dia peroleh dari Imperial College di bidang Astrofisika. 



Tesis yang sudah disusun lengkap tersebut dicetak dalam sebuah buku yang berjudul “A Survey of Radial Velocities in the Zodiacal Dust Cloud” (Springer and Canopus Publishing Ltd., 2008). Dalam tesisnya, May menguji fenomena misterius yang dikenal dengan cahaya Zodiak (cahaya fajar) yakni cahaya yang berbentuk kerucut berpendar di langit sebelah barat setelah matahari tenggelam dan di sebelah timur sebelum matahari terbit.

Saya telah menikmati hari-hari bermain gitar dan bermusik dengan Queen tetapi suatu kepuasan tersendiri dapat mempublikasikan tesis saya. Saya telah tertarik dengan dunia astronomi bertahun-tahun dan sangat bahagia akhirnya dapat meraih gelar Ph.D tahun lalu dan mempublikasikan studi saya tentang cahaya Zodiak dalam sebuah buku,” kata May.

Prestasi ini diikuti dengan prestasi yang peroleh pada tahun 2005, jajak pendapat radio Planet Rock menempatkan May dalam urutan ke-7 daftar gitaris terbesar sepanjang masa. Ia juga berada di urutan ke-26 dalam daftar "100 Gitaris Terbesar Sepanjang Masa" versi majalah Rolling Stone. Pada tahun 2012, May berada di urutan kedua gitaris terbesar sepanjang masa versi jajak pendapat pembaca majalah Guitar World.

Tak cukup di bidang musik dan astrofisika, Ia juga seorang pembela hak-hak hewan dan ditunjuk sebagai wakil ketua badan amal kesejahteraan hewan RSPCA pada bulan September 2012. Luar biasa bukan!

Apa yang ditorehkan Brian May sangat menginspirasi saya tenteng perjalanan hidup. Ya! Hidup terlalu singkat jika dihabiskan untuk tidak berbuat apa-apa. Apa yang dilakukan Brian memang unik dan esentrik. Unik karena dia bisa menggabungkan ketiga bagian otaknya untuk digunakan dalam sepakterjangnya. Menjadi musisi, Aktivis dan Fisikawan.


Doni Nurdiansyah
31 November 2013 

2 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.